Macam Pupuk Organik

Macam Pupuk Organik
Pengaplikasian pupuk kimia menjadi salah satu cara yang digunakan oleh petani untuk meningkatkan kadar hara di dalam tanah. Dengan hara yang cukup di dalam tanah akan membantu memberikan kesuburan pada tanah. Kesuburan ini akan membikin tanaman menjadi tercukupi nutrisi dan kebutuhannya. http://www.organikselarasalami.com/ kimia ini dianggap lebih ampuh dalam meningkatkan kesuburan tanah jika diperbandingkan pupuk organik. Anggapan ini yang mesti diluruskan, sebab pemakaian pupuk kimia yang terus menerus ini akan memberikan akibat yang kurang bagus bagi lingkungan. Tidak untuk besok atau setahun kemudian. Tapi dampak yang dinikmati adalah sebagian tahun ke depan atau pada rentang panjang.

Tanah akan memadat atau menjadi keras apabila terlalu banyak mengandung pupuk kimia dan tentunya residu dari pupuk kimia tak akan hilang dalam waktu dekat. Untuk itu kalian perlu beralih pelan menerapkan pupuk organik. Ada sebagian tipe pupuk yang disebut organik. Apa sajakah itu? Berikut akan diulas mengenai jenis dari pupuk-pupuk organik yang bisa kalian pakai. Yang pertama adalah pupuk hijau. Dari namanya saja sudah dapat diterka bahwa pupuk hijau ini yaitu pupuk yang berasal dari sesuatu yang hijau. Apa itu? Tanaman cenderung memiliki warna hijau.

Benar sekali, pupuk hijau ini yaitu pupuk yang berasal dari tumbuhan yang telah mengalami pelapukan. Tanaman yang biasanya dipakai sebagai bahan pupuk hijau ini dapat dari keluarga legum. Jenis pupuk berikutnya adalah pupuk kandang. Pupuk sangkar merupakan pupuk yang terbuat dari kotoran binatang seperti sapi, ayam, kambing, maupun kelinci. Jenis pupuk yang berikutnya yang bisa digunakan merupakan pupuk hayati. Pupuk ini berasal dari mikroorganisme yang berperan untuk menambah unsur hara di dalam tanah. Pupuk hayati ini terbuat dari organisme yang hidup seperti jamur dan kuman.

Pupuk hayati mempunyai peranan penting bagi ketersediaan unsur hara untuk tanaman. Kuman Rhizobium menjadi salah satu kuman yang bisa berfungsi sebagai penambat N di dalam tanah. Jikalau menggunakan pupuk hayati dari bakteri ini karenanya dapat membikin elemen N yang semula tak tersedia menjadi tersedia di dalam tanah. Kuman ini dapat ditemukan dengan mudah di perakaran tanaman legum yang menyusun nodul akar.

Untuk mendapatkan bakteri tersebut kalian dapat mencabut tanaman legum yang memiliki akar berbintil dan menumbuk bintil akar hal yang demikian. Ada juga pupuk kompos yang bisa diaplikasikan sebagai salah satu pupuk organik untuk menambah tingkat kesuburan dari tanah dan memberikan kecukupan unsur hara pada tanaman tanpa membikin lebih banyak pengaruh yang kurang bagus bagi lingkungan. Nah itulah tadi sebagian jenis pupuk yang berasal dari bahan organik yang dapat kalian pakai. Semoga isu hal yang demikian bisa berguna untuk kalian.
Go to top